Tips Merencanakan Keuangan

Seiring meningkatnya pendapatan, seringkali kita meninjau daftar hal-hal yang ingin dicapai. Dari keinginan mengganti kendaraan dengan seri terbaru, memiliki rumah sendiri, hingga mulai mempersiapkan dana agar anak dapat bersekolah di luar negeri.

Sebagian besar rencana Anda dalam hidup tentunya terkait erat dengan kesiapan finansial. Namun sebelum menyisihkan dana untuk mewujudkan rencana tersebut, tanyakan kepada diri sendiri sebuah pertanyaan sederhana:

 

“Sudahkah saya dan keluarga terproteksi dengan baik?”

Perencanaan keuangan yang baik merupakan modal utama dalam menyiapkan masa depan Anda dan keluarga. Perencanaan keuangan berguna untuk meminimalisir resiko yang akan timbul pada saat yang tidak anda duga, mempersiapkan masa pensiun anda, perlindungan asset dan meminimalkan kewajiban pajak Anda nantinya. 4 Alasan kenapa Anda harus merencanakan keuangan dari sekarang adalah:

  1. Tingkat inflasi. Seperti yang kita tahu bahwa hampir setiap tahun kenaikan harga barang-barang terus terjadi dan hal ini terjadi terus menerus dalam kurun waktu tertentu di masyarakat. Jika dilihat secara umum maka kenaikan harga yang terjadi mengakibatkan meningkatnya kompensasi atau uang yang dibutuhkan guna mendapatkan barang/jasa yang memiliki nilai yang sama sehingga kenaikan inflasi akan menentukan daya beli pada masyarakat.
  2. Kebutuhan Anda selalu berubah. Belum tentu kebutuhan Anda satu tahun yang lalu dan kebutuhan anda sekarang tetap sama. Pasti ada beberapa hal yang muncul dan merubah prioritas kebutuhan Anda dan apa yang ingin Anda lakukan seperti contohnya kebutuhan untuk memiliki rumah, membeli kendaraan, kebutuhan untuk anak dan lain sebagainya.
  3. Minimnya Imbal Hasil Tabungan. Selain itu investasi seperti deposito ataupun tabungan sudah dianggap menjadi produk konvensional karena tingkat pengembalian tabungan atau deposito berada di bawah angka inflasi sehingga terkadang banyak dari Anda yang memanfaatkan peluang lain sebagai alternatif investasi perputaran uang yang Anda miliki dan itu bagus!
  4. Stress Keuangan. Kekhawatiran soal uang dapat memicu tekanan mental dan fisik. Utang sebagai contoh, ternyata memberikan dampak yang kurang baik pada kesehatan mental dan fisik. Jika Anda tidak memiliki perencanaan keuangan maka hal ini akan menjadi penyebab adanya stress keuangan karena kemungkinan besar Anda tidak memiliki suatu investasi yang terintegrasi atau terencana untuk tujuan hidup Anda.

Apa pun rencana Anda, proteksi atau perlindungan jangka panjang sangat diperlukan untuk memastikan bahwa keluarga Anda terlindungi dari risiko finansial yang mungkin terjadi. Anda tak bisa mencegah terjadinya risiko yang tidak diinginkan terhadap diri Anda dan keluarga di kemudian hari bukan?

Tips yang dapat Anda lakukan untuk memastikan bahwa proteksi yang Anda miliki sudah sesuai dengan kebutuhan, sebelum Anda mengalokasikan dana untuk rencana-rencana Anda:

  1. Hitung pengeluaran tahunan Anda dan perlindungan terhadap keluarga yang ideal dimiliki apabila terjadi risiko.
  2. Pastikan agar hutang Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Pemilikan Mobil, serta Kartu Kredit sudah diasuransikan. Perlu diingat bahwa semua jenis hutang WAJIB dibayar oleh Ahli Waris. Untuk memilih asuransi kebutuhan Anda dengan mudah kunjungi Asuransi88.com
  3. Perkirakan besaran aset yang ingin ditinggalkan untuk keluarga.
  4. Perhitungkan berapa dana yang dibutuhkan untuk kebutuhan hidup, proteksi kesehatan dan pendidikan anak hingga usia dewasa.

 

 

 

Untuk mencapai keamanan finansial bagi Anda dan keluarga, Anda sendirilah yang bertanggungjawab untuk hal itu, beberapa kiat praktis yang dapat dilakukan adalah:

Rencanakan Dengan Menyeluruh dan Alokasi Dana

Prinsip dari perencanaan keuangan adalah alokasi dana darurat, tabungan, investasi, dan asuransi. Keempatnya harus direncanakan dengan baik sesuai kebutuhan Anda dan keluarga.

 

Belanja Sedikit, Sisihkan Yang Banyak

Anda yang paling tahu jumlah pemasukan dan pengeluaran Anda setiap bulan. Alokasikan 10%-30% dari penghasilan bulanan untuk dana darurat dan asuransi.

 

Teliti Sebelum Membeli

Untuk memilih asuransi, pelajari lebih dulu bagaimana memilih produk dan perusahaan asuransi yang baik dan sesuai kebutuhan Anda—dan tentu saja yang manfaat asuransinya bisa menutup risiko yang mungkin dihadapi.

 

Disiplin

Jika perencanaan sudah diniatkan, jalankan dengan disiplin.

 

Rate this article!
Tags:

Leave a Reply