Menghemat Rp 1.3 juta dari Pengeluaran Tak Penting Kartu Kredit

Kartu kredit sudah menjadi tren dan gaya hidup masyarakat, terutama dengan banyaknya bank mulai mempermudah calon nasabah melalukan aplikasi kartu kredit secara online. Sayangnya masih sedikit orang yang cermat dalam memilih kartu kredit terbaik untuk mereka. Maksud dari cermat itu adalah bisa menghemat lebih banyak karena tidak perlu membayar pengeluaran kartu kredit yang tidak penting.

 

Co-Founder dan Managing Director Halomoney.co.id Simon Costello menjelaskan kalau banyak dari masyarakat pengguna kartu kredit yang saat ini menghabiskan uang hingga Rp 1.3 juta setiap tahunnya hanya untuk membayar iuran tahunan kartu kredit, biaya keterlambatan dan biaya penarikan tunai dengan kartu kredit mereka.

 

“Ketiga biaya itu merupakan pengeluaran yang sebenarnya bisa dihindari oleh penguna kartu kredit,” kata Simon.

 

Iuran kartu kredit tahunan misalnya. Sebagian penguna kartu kredit sering mengeluarkan uang Rp 300.000 untuk membayar iuran tahunan. Jumlah ini akan berlipat ganda bila bila dia memiliki dua hingga tiga kartu kredit sekaligus.

 

Simon menyarankan  untuk memilih kartu kredit secara bijaksana, dan jangan terjebak dengan kesan kalau mengunakan kartu kredit premium akan lebih keren bagi penggunanya. Apalagi saat ini banyak kartu kredit yang membebaskan nasabah dari membayar iuran tahunan. Beberapa kartu kredit tersebut misalnya BII White Card dan CIMB Niaga Syariah Gold!

 

“Untuk kartu kredit tambahan,  cobalah mengunakan kartu kredit yang menawarkan kartu kredit tambahan secara gratis dan tidak menarik iuran tahunan. Dengan begitu Anda bisa menghemat hingga Rp 300.000 untuk dua tambahan kartu kredit,” Simon menambahkan.

 

Kartu kredit yang menawarkan kartu kredit tambahan gratis misalnya BII Classic, Gold, dan Platinum.  Hal ini juga berlaku untuk kartu kredit BNI Garuda.

 

Selain iuran tahunan, pengguna kartu kredit juga cenderung “lalai” dalam membayar tagihan kartu kredit mereka yang akhirnya membuat mereka harus membayar denda keterlambatan. Kebanyakan bank menarik denda sebesar 3 persen dari total pemakaian kartu kredit atau maksimal Rp 150.000.

 

“Katakanlah Anda melakukan keterlambatan pembayaran sebanyak dua kali  dalam setahun karena Anda sibuk, nah, Anda harus membayar denda Rp 300.000 setahunnya,” jelas Simon.

 

Dia menyarankan pengguna kartu kredit untuk disiplin dalam membayar tagihan kartu kredit dan kalau bisa memilih bank yang memberikan notifikasi atau pengingat untuk membayar tagihan kartu kredit seperti Citibank dan HSBC.

 

“Dengan membayar tepat waktu, penguna kartu kredit tidak perlu mengeluarkan uang ekstra, dan uang tersebut bisa digunakan untuk hal lainnya,” kata Simon lagi.

 

Pengeluaran kartu kredit yang tidak perlu lainnya adalah membayar biaya penarikan tunai di ATM yang mencapai 4 persen dari total penarikan dan bunga yang mencapai 2.90 persen!

 

Misalnya saja, Anda melakukan penarikan Rp 3 juta dengan kartu kredit, maka Anda harus membayar biaya penarikan sebesar Rp 180.000 dan juga bunga sebesar Rp 270.000 selama tiga bulan. Total pengeluaran Anda akan membengkak menjadi Rp 450.000.

 

“Kartu kredit memudahkan Anda dalam melakukan transaksi pembayaran bukan untuk mengambil uang tunai. Disarankan untuk menghindarkan penarikan tunai dengan menggunakan kartu kredit karena biaya yang dibebankan kepada Anda akan lebih besar,” kata Simon.

 

Menurut dia, cermat memilih kartu kredit dan bijaksana dalam pemakaian membuat penguna kartu kredit akan lebih untung dan juga tentu saja bisa berhemat!

Iuran TahunanHemat hingga
a.Pilih kartu Anda dengan bijak sesuai dengan kebiasaan berbelanja Anda. Jangan termakan gengsi dan mau ikut-ikutan mengajukan Kartu Kredit Premium yang biayanya lebih tinggi. Rata-rata kartu Gold dan Platinum memiliki biaya tahunan sebesar Rp 250,000 – Rp. 350,000, sedangkan kartu lain, seperti BII White Card dan CIMB Niaga Syariah Gold tidak memiliki iuran tahunan.300,000
b.Untuk keluarga yang ingin memiliki kartu tambahan, disarankan untuk melirik kartu kredit yang menawarkan kartu tambahan secara cuma-Cuma, seperti BII Classic, Gold, Platinum, dan juga Kartu BNI Garuda. Dengan ini, Anda bisa hemat hingga Rp. 300,000 untuk 2 kartu tambahan300,000
Biaya Keterlambatan
aJadwal yang terlalu padat kadangkala membuat orang lupa membayar tagihan mereka. Kebanyakan Bank mengenakan biaya sebesar 3% atau maksimum IDR 150,000 untuk biaya keterlambatan. Biasanya orang lupa membayar tagihan sebanyak dua kali dalam setahun300,000
b.Pasang pengingat di kalender Anda, atau pilihlah Bank yang mempunyai fitur pengingat tanggal jatuh tempo, seperti Citibank & HSBC
Biaya Tarik Tunai
a.Beberapa teori perencanaan keuangan mengatakan, Kartu Kredit diciptakan untuk kemudahan pembayaran. Dengan bunga yang sangat tinggi, seharusnya orang menghindari penarikan tunai untuk pengeluaran tidak penting.
b.Kebanyakan Bank mengenakan biaya sebesar 4 – 6% untuk penarikan tunai. Jadi kalau Anda menarik sebesar 3 juta, maka anda akan dikenakan biaya sebesar Rp. 180k. Selain itu, Anda juga akan terkena bunga bulanan sebesar 2.9%, yang artinya sekitar Rp. 270k untuk periode pinjaman 3 bulan450,000
Total Savings1,350,000

Halomoney.co.id merupakan portal perbandingan produk keuangan yang paling berkembang di Indonesia. Melakui situsnya, Halomoney menyediakan informasi tentang produk perbankan, termasuk kartu kredit dan kredit tanpa agunan (KTA). Informasi itu diharapkan bisa membantu masyarakat Indonesia dalam memilih produk perbankan yang paling cocok dan terbaik untuk mereka.

Tags:

Leave a Reply