Mengelola Pengeluaran Kunci Keuangan Sehat

Seringkali kita salah pemahaman dalam merencanakan keuangan. Pada umumnya fokus kita dalam mengejar kesejahteraan untuk keluarga kita dengan sibuk mengejar gaji dan pendapatan tambahan. Padahal, mengelola pengeluaran adalah kunci keuangan yang sehat.

mengelola pengeluaran adalah kunci keuangan yang sehat.

Begitu Anda dikaruniai seorang anak, pasti munculah cita-cita untuk menyiapkan pendidikan dan lingkungan yang berkualitas untuknya dengan menempatkannya pada sekolah idaman. Namun kenyataan yang terjadi adalah biaya pendidikan yang terus menerus naik tiap tahunnya menjadi tantangan besar kita untuk menyiapkan pendidikan berkualitas bagi buah hati.

Pada artikel ini saya ingin mengingatkan kembali, bahwa masalah sebenarnya bukan di kurang atau kecilnya pendapatan kita, namun lupa menjaga pengeluaran.

Rejeki dan pendapatan seperti air pada sungai yang mengalir deras, kalau tidak kita “bendung” tidak akan terkumpul.

Investasi dan menabung secara gampang adalah selisih antara pendapatan dan pengeluaran. Jadi walaupun pendapatan Anda terus meningkat tiap tahun, jika pengeluaran tidak terkontrol, tidak akan ada yang tersisa untuk diinvestasikan.

Pertanyaan: Apakah Anda tahu total pengeluaran Anda dalam sebulan? Disatu sisi Anda tahu persis berapa jumlah angka pendapatan yang Anda terima tiap bulannya 🙂

Cara Mengelola Pengeluaran

Seperti kata pepatah, apabila kita Tak kenal maka tak sayang. Bagaimana mungkin, bisa mengelola atau meng-efisienkan pengeluaran kalau jumlahnya saja tidak tahu.

Langkah awal adalah kenali pengeluaran Anda dengan cara, mencatat semua pengeluaran, tanpa terkecuali, dalam satu bulan. Dilakukan selama 3 sampai 6 bulan, supaya didapat pola pengeluaran yang stabil.

Dari pencatatan tersebut lakukanlah evaluasi sehingga bisa didapat 4 poin penting sebagai berikut:

  1. Anda dapat meng-identifikasi berapa pengeluaran Anda dalam sebulan dan, yang lebih penting, mengetahui apakah pengeluaran itu lebih kecil, sama atau lebih besar dari pendapatan. Kalau pengeluaran mendekati atau melebihi pendapatan, tidak heran, jumlah yang dapat disihkan untuk menabung kecil. Meskipun pendapatan Anda besar, semuanya habis untuk pengeluaran dan tidak ada yang tersisa untuk menabung.
  2. Identifikasi item mana yang kurang bermanfaat dan boros, dengan begini Anda sudah dapat menentukan pos belanja mana yang dapat dialihkan untuk menabung.
  3. Ini yang menarik, pengeluaran sehari-hari yang sifatnya rutin dan mungkin sepele sebagai contoh: ngopi di cafe, taksi, rokok, ngemil snack, dll. Apabila diakumulasi dalam satu bulan ternyata cukup signifikan. Hal ini membuat Anda berpikir dua kali untuk mengulanginya.
  4. Pelajaran paling berharga adalah soal pemahaman atas gaya hidup. Pengeluaran itu refleksi dari gaya hidup kita. Bagaimana kita menghabiskan uang kita mencerminkan gaya hidup yang ingin kita pertahankan. Jika ingin mengubah pola pengeluaran, berarti kita harus merubah gaya hidup.

Merubah Gaya Hidup

Mencatat dan melakukan evaluasi terhadap pengeluaran rutin kita merupakan langkah awal. Apabila Anda ingin berkomitmen untuk menyisihkan uang untuk investasi atau menabung. Merubah Gaya Hidup adalah langkah berikutnya. Gaya hidup seringkali menyentuh gengsi dan harga diri, sehingga tidak mudah dirubah dalam sekejap.

Selalu ingat disaat Anda kesulitan merubah gaya hidup, mengelola pengeluaran adalah kunci keuangan yang sehat, dengan itu Anda dapat mempersiapkan yang terbaik untuk masa depan Anda dan keluarga. Salam Sukses!


 

Baca Juga:

Tags:

One Response

  1. 3 Tips Jitu Apply Kartu Kredit Online! | HaloMoney2 years ago

    […] lain yang bisa digunakan agar apply kartu kredit online Anda berhasil yaitu membuat cash flow keuangan Anda besar dan sehat terutama pada 3 bulan terakhir. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh karena bank akan […]

    Reply

Leave a Reply