25 Cara Cerdas untuk Menabung

Banyak orang bilang kalau menabung itu semakin sulit dilakukan karena biaya hidup yang tiap hari semakin tinggi. Hal itu bisa jadi benar adanya. Di sisi lain, menabung kelihatan tidak mungkin dilakukan karena cara pandang kita sendiri tentang penggunaan uang yang sempit. Kita sering membelanjakan banyak uang tanpa kita sadari, Hayo, ngaku! 😀

Kemudian kita menemukan bahwa tabungan bukanlah pilihan yang tepat dan menjadi hal yang susah untuk kita lakukan secara konstan. Tabungan itu sebenarnya tidak bergantung pada pendapatan dan pengeluaranmu. Biar lebih gampang, saya coba rangkum beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merubah caramu dalam mengatur keuangan:

  1. Berhentilah Berhutang

Beberapa orang mungkin berkata, “Aku tidak dapat menabung dalam keadaan seperti ini. Aku punya hutang yang cukup banyak.” Di kemudian hari, mereka pasti tidak akan berpikir untuk menabung. Ayo biasakan untuk menahan pengeluaran yang tidak perlu, seperti menahan diri untuk mengunakan kartu kredit, dan sebisa mungkin untuk tidak berhutang. Pada akhirnya semakin kecil hutangmu, semakin besar kesempatanmu untuk bisa menabung.

 

  1. Jangan Tergiur Kemudahan Kredit

Kewajiban untuk membayar bunga kredit secara berkala akan menyebabkan orang susah menabung. Hal itu disebabkan karena budaya beli sekarang, bayar kemudian, yang ada pada kartu kredit. Daripada membeli sebuah barang dengan kredit 12 bulan ditambah bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya, lebih baik menabung selama beberapa bulan saja untuk membeli barang tersebut secara cash. Uang yang kamu bayarkan untuk bunga bisa kamu gunakan untuk tambahan dalam pengeluaran yang akan datang.

 

  1. Lunasi Semua Hutang

 

Susunlah daftar semua hutangmu. Pikirkanlah strategi untuk mengurangi jumlah hutang tersebut. Salah satu cara realistis yang bisa dilakukan adalah fokus terhadap satu hutang sampai bisa terlunasi sepenuhnya. Pilihlah hutang yang paling kecil sebagai titik awalmu dalam usaha melunasi semua hutang. Setiap bulan, buatlah target untuk meningkatkan usahamu dalam melunasi hutang. Sebagai contoh, jika bulan-bulan sebelumnya kamu bisa melunasi dua juta rupiah selama dua bulan, buatlah hutang dua juta rupiahmu yang lainnya terlunasi dalam satu bulan di waktu yang akan datang. Selama proses ini stabil kamu lakukan, pada akhirnya kamu dapat mengatasi dan melunasi semua hutang. Dan setelah itu, kamu dapat memiliki kebebasan dalam pengaturan uang karena sudah terbebas dari lilitan hutang.

 

  1. Pertimbangkan Konsolidasi Hutang

Jika kamu sedang berjuang untuk melunasi hutang, ajukanlah permohonan konsolidasi hutang. Konsolidasi hutang adalah kamu mempunyai pinjaman baru dan menggunakan uang pinjaman itu untuk melunasi beberapa utang yang terpisah. Konsolidadi hutang itu ada baik dan buruknya, namun pada akhirnya kamu akan memiliki pendapatan bulanan yang lebih banyak untuk menanggung biaya hidup, dan juga memungkinkanmu untuk bisa menabung. Coba hitung dan cermati dengan teliti.

 

  1. Investasikanlah Modal yang Kamu Punya

Ayo berinvestasi. Salah satunya adalah dengan membeli rumah. Menyewakan rumah dapat dikategorikan sebagai investasi. Cara berpikirnya itu seperti ini: Uang yang kamu dapat dari menyewakan rumah selama 10 tahun atau lebih itu bisa digunakan untuk membayar hampir setengah dari biaya untuk memiliki rumah itu sendiri

 

  1. Bayar Ekstra Kredit Bulanan Rumahmu

Dengan membersihkan dirimu dari berbagai hutang yang tak perlu, kamu akan memiliki uang lebih. Salah satu cara pintar untuk menggunakan tambahan uang tersebut adalah dengan membayar ekstra kredit bulanan rumah. Hal ini akan mengurangi sisa waktu pelunasan rumah dan juga mengurangi bunganya.

 

  1. Siapkan Beberapa Kategori Tabungan

Buatlah beberapa kategori tabungan untuk tiap target yang ingin kamu capai. Sebagai contoh: satu kategori tabungan untuk rencana liburan, lainnya lagi untuk merenovasi rumah, dan juga yang paling penting, tabungan untuk hal-hal darurat. Hal ini akan sangat berguna karena bisa membuatmu dapat memonitor progres tabunganmu untuk memenuhi target.

 

  1. Tabung Dulu, Baru Belanja

Kita biasanya menentukan berapa uang yang bisa ditabung dengan mejumlah semua pengeluaran dan kemudian mengalokasikan sisanya untuk ditabung. Itu adalah cara yang terbalik. Prioritaskan tabungan terlebih dahulu sebelum membelanjakan uangmu. Hal yang paling penting adalah untuk tidak menganggap menabung sebagai hal yang terakhir untuk dilakukan.

 

  1. Siapkan Budget untuk Menabung

Kategorikan menabung sebagai pengeluaran dalam penentuan budget bulanan. Pastikan hal itu menjadi prioritas dibandingkan uang untuk bersenang-senang. Lakukan ini dan kamu akan melihat perkembangannya dalam waktu dekat.

 

  1. Kurangi Gaji Bulananmu di Akun Bank untuk Ditabung

Buatlah akun bank mengurangi gajimu tiap bulan untuk ditabung. Dengan cara ini kamu dapat secara berkala menabung karena kebiasaan menabung itu sendiri dapat terpaksakan dari pengurangan gaji tiap bulannya.

 

  1. Tidak Menghabiskan Uang Setara dengan Menyimpan Uang

Salah satu cara termudah untuk menabung adalah dengan tidak menggunakan uang. Dengan mengurangi pembelian yang kurang perlu, kamu akan secara tidak langsung telah menabung. Tidak menggunakan uang dan menyimpannya itu lebih baik daripada terus mencari alasan untuk membelanjakannya.

 

  1. Pikirkan Matang-Matang Setiap Pembelian

Sebelum melakukan pembelian, tanyakan kepada dirimu sendiri apakah pembelian tersebut itu dibutuhkan atau tidak. Membeli kopi setiap malam di coffeshop tentu saja adalah hal yang boros. Sesekali hal tersebut boleh dilakukan, namun biasakanlah meminum air putih karena itu lebih sehat dan gratis. Memilih pilihan pembelian yang lebih murah juga memungkinkanmu untuk bisa menabung.

 

  1. Menawar itu Perlu

Kemampuan untuk bisa menawar harga barang adalah hal yang sangat berguna dalam pembelian besar. Usahakan membeli barang di toko independen, ruko, maupun pasar. Biasanya mereka mau untuk menegosiasikan harga barang dan kamu bisa mendapat barang dengan harga yang lebih murah.

 

  1. Membeli Barang Bekas

Sebelum menuju ke mall, cobalah cari barang yang kamu inginkan di toko barang bekas. Kamu dapat mendapatkan barang yang kamu inginkan dengan setengah harga barang baru. Hanya, pastikan barang bekas yang kamu beli itu kualitasnya masih bagus karena kamu tidak mendapat garansi dari pembelian barang bekas.

 

  1. Jangan Terpaku Pada Merek Terkenal

Lihatlah harga barang, bukan merknya. Merk yang tidak populer di masyarakat namun memiliki kualitas dan fungsi yang sama akan menghemat banyak pengeluaranmu.

 

  1. Cari Pengganti Uang untuk Mendapatkan Barang yang Kamu Inginkan

Mau membeli barang yang harganya lumayan mahal? Akses website atau forum tertentu untuk mencari orang yang mau menukar barang yang kamu mau dengan barang yang kamu punyai. Dengan menukar barangmu yang sudah jarang dipakai dengan barang yang kamu inginkan, kamu tidak perlu mengeluarkan uang tambahan. Semakin kecil kamu membelanjakan uang, semakin mudah kamu bisa menabung.

 

  1. Jual Barang-Barang yang Tidak Terpakai

Untuk memperoleh tambahan pendapatan, jangan buang dengan sia-sia barang yang tidak terpakai. Akses website penjualan barang bekas, dan cantumkan barang yang ingin kamu jual disitu. Dengan cara ini, kamu dapat memperoleh pendapatan tambahan dari hasil penjualan barang yang tidak terpakai.

 

  1. Menjadi Member Shopping

Seringkali kita ditawari untuk menjadi member di toko yang sering kita kunjungi untuk berbelanja. Jika kamu sering berbelanja disitu, menjadi member adalah pilihan yang bagus. Kamu akan mendapatkan diskon, hadiah, ataupun voucher secara berkala yang dapat membantumu untuk berhemat.

 

  1. Jangan Terpikat dengan Promosi yang Menipu

Cermati baik-baik promosi yang menyiasati konsumen untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan, atau membeli barang dalam jumlah banyak karena tawaran yang menggiurkan. Kamu tidak selalu untung ketika membeli 5 barang dengan hanya membayar 4 barang saja, jika yang kamu butuhkan itu cuma satu barang saja.

 

  1. Kurangi Kebiasaan Buruk yang Menghabiskan Banyak Uang

Mulailah dengan berhenti merokok, karena itu merupakan kebiasaan yang mahal dan tidak sehat. Banyak perokok menghabiskan satu bungkus per hari. Sekarang jumlahkan harga satu pak rokok tersebut dalam waktu sebulan. Uang yang digunakan untuk memenuhi kebiasaan buruk tersebut dapat dipakai untuk hal lain yang lebih berguna, seperti melunasi hutang, atau bahkan untuk menabung.

Kebiasaan buruk itu tidak cuma merokok saja. Contoh lain adalah kebiasaan membeli fast food setiap harinya di kantor. Jika dihitung-hitung, uang yang dipakai akan lebih banyak jika dibandingkan dengan membawa makan siang sendiri dari rumah.

 

  1. Dapatkan Pendapatan Tambahan

Sewakan salah satu kamar di rumah atau buatlah hobi yang kamu sukai menjadi sebuah bisnis kecil yang dapat membatu menambah pendapatan. Hasil pendapatan tambahan yang diperoleh dapat langsung ditabung atau digunakan untuk melunasi hutang-hutang dan biaya yang ada.

 

  1. Bagilah Pengeluaran Harianmu

Bagilah pengeluaran harianmu dengan keluarga, teman, atau kolega dengan membeli barang atau jasa yang bisa digunakan bersama. Sebagai contoh: cari seseorang yang mau berbagi member gym dengan membeli satu member bersama. Atau buatlah klub nebeng untuk bisa mengurangi biaya transportasi ke tempat kerja setiap harinya. Dengan cara tersebut, kamu dapat memperoleh barang atau jasa dengan setengah harga atau kurang dengan cara menggunakannya bersama-sama.

 

  1. Teliti Kembali Metode Bankingmu

Cari metode banking yang sesuai dengan kebutuhanmu. Pastikan kamu tidak membayar biaya banking lebih mahal dari sewajarnya jika dibandingkan dengan metode banking lainnya yang tersedia.

 

  1. Teliti Kembali Pilihan Asuransi Mobil Tahunanmu

Setiap tahun nilai mobilmu akan menurun. Pastikan kamu tidak membayar terlalu banyak pada asuransi mobil premium. Cari penawaran dari asuransi lain secara berkala untuk mencari penawaran yang terbaik.

 

  1. Mulailah Mengasuransikan Diri Dari Sekarang

Menggunakan asuransi diri memang membutuhkan biaya. Apalagi jika kamu baru mendaftar ketika sudah tua, karena biayanya akan lebih mahal dibandingkan ketika mendaftar waktu masih muda. Usahakan kamu mengasuransikan dirimu sendiri secepatnya dengan pertimbangan biaya yang lebih murah. Manfaat yang didapat dari asuransi sangat membantu dalam menghindari pengeluaran tidak terduga dari hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga kamu dapat fokus untuk menabung dari pendapatan yang ada.

 

PS: Baca artikel #melekfinansial lainnya pada BlogFinansial.com – Your Daily Dose of Financial Freedom,  selamat mencapai kebebasan finansial! 🙂

Rate this article!
Tags:

Leave a Reply