Perkembangan Gaji Guru di Indonesia

Profesi guru merupakan profesi yang memiliki kecenderungan bersifat sosial. Mengapa? Karena pada dasarnya seorang guru berkewajiban untuk memberikan bantuan kepada anak didik mereka guna memperoleh pengetahuan, ilmu dan juga keterampilan. Sehingga profesi guru merupakan profesi yang sangat penting untuk menyiapkan bekal kepada anak didik mereka untuk menjalani kehidupan mereka selanjutnya.

Dari tahun ke tahun gaji guru di Indonesia telah mengalami peningkatan. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya ketika profesi guru memiliki gaji yang paling rendah dibandingkan dengan profesi pegawai negeri sipil lainnya namun belakangan pemerintah telah memperhatikan gaji guru terutama dari segi kesejahteraan guru.

 

Kenaikan Kesejahteraan Guru pada tahun 2015?

Pada era Pemerintahan Presiden Joko Widodo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan tengah menyiapkan beberapa skenario untuk memberikan insentif kepada guru-guru termasuk guru honorer.  Mendikbud berkerjasama dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN—RB) Yuddy Chrisnandi tengah merumuskan cara untuk mengatasi permasalahan guru honorer ini yang masih mendapatkan penghasilan yang jauh dari sejahtera.

Selain mendapatkan peningkatan kesejahteraan dari gaji nya, Terdapat wacana untuk memberikan fasilitas bagi Guru, yaitu dengan cara  berkerjasama dengan instansi dan Kementerian/Lembaga terkait atau juga dengan beberapa perusahaan.

Sebagai contoh, yaitu dengan kerjasama dengan PT. Transjakarta dimana dalam programnya, guru akan diberikan suatu potongan harga ketika menggunakan moda transportasi tersebut.

 

 

Penghapusn Tunjangan Profesi Guru pada Tahun 2015 Ternyata Hoax!

Dibalik berbagai program untuk memberikan peningkatan kesejahteraan bagi para Guru. Pada awal 2015 lalu, sempat tersiar kabar mengenai penghapusan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) atau dengan nama lain Tunjangan Profesi Guru (TPG). Hal ini sempat membuat risau para guru di tanah air. Pada saat itu kabar tersiarkan melalui pesan berantai dari berbagai media sosial dan hal ini dibantah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Yang dijadikan dasar dari kabar penghapusan TPG ini  adalah  Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Keuangan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Menteri Pendidikan Nomor 251/SKB/2015 menjelaskan bahwa sertifikasi guru dicabut dimana dengan sertifikasi maka guru mendapatkan gaji berlipat dari sebelumnya dan diganti dengan tunjangan kesejahteraan yang dimana besarnya ditentukan sesuai dengan golongan pegawai negeri sipil guru yang bersangkutan. Namun ternyata hal ini telah dibantah ketidakbenaran-nya oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud.

Selanjutnya, perkembangan mengenai gaji guru di Indonesia di tahun 2015 ini dapat dilihat pula dari beberapa sumber, salah satunya dari Nota Keuangan dan RAPBN-P 2015 dikarenakan pada saat artikel ini ditulis masih menunggu APBN-P 2015 yang merupakan anggaran pemerintahan Presiden Jokowi ditetapkan.
Di dalam nota keuangan RAPBN-P 2015 terdapat alokasi tunjangan profesi guru PNS daerah yang dianggarkan pada APBN tahun 2015 sebesar Rp70.252,7 miliar. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar Rp9.712,0 miliar (16 persen) jika dibandingkan dengan APBNP Tahun 2014 lalu yaitu sebesar Rp60.540,7 miliar. Dilihat dari besarnya dana yang telah disediakan tersebut maka gaji guru memiliki peningkatan yang cukup tinggi dari pada tahun ini. Untuk lebih pastinya baiknya kita menunggu UU APBN-P 2015 ditetapkan.
Selain dana tunjangan profesi guru, ada pula anggaran Dana Tambahan Penghasilan Guru PNS Daerah (PNSD) yang dialokasikan dalam RAPBN-P tahun 2015 direncanakan sebesar Rp1.096,0 miliar atau turun sebesar Rp757,6 miliar (40,9 persen) jika dibandingkan dengan APBNP Tahun 2014 sebesar Rp1.853,6 miliar.
Ada pula anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang di anggarkan pada RAPBN tahun 2015 direncanakan sebesar Rp31.298,3 miliar atau naik sebesar Rp7.223,6 miliar (30 persen) jika dibandingkan dengan alokasinya dalam APBNP tahun 2014 lalu yaitu sebesar Rp24.074,7 miliar.
Tujuan dari diberikannya apresiasi kepada seluruh guru di Tanah Air dimana guru yang telah mengemban tugas mulia untuk mengabdi dengan sepenuh hati sehingga dengan diberikannya gaji dan tunjangan kepada guru diharapkan agar guru dapat meningkatkan keprofesionalan mereka dalam mengajar anak didik mereka. Selain itu juga diharapkan penempatan kemampuan guru sesuai dengan bidangnya dari guru SD, SMP dan SMA.
Namun dibalik itu semua pemerintah telah senantiasa memberikan kepedulian mereka terhadap peran serta guru dalam menyiapkan masa depan yang terbaik bagi putra putri bangsa. Dengan dana yang dianggarkan pemerintah maka wajib bagi kita untuk mengawal adanya angaran yang telah dipersiapkan agar benar-benar sampai kepada tangan yang benar untuk meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan gaji guru. Semoga!

 

Baca Juga:

 

Rate this article!
Tags:

One Response

  1. author

    Info Kepegawaian4 years ago

    Kenaikan paling terasa adalah semasa pemerintahan Gus Dur, yaitu 100 %. Dulu orang tidak terlalu suka menjadi guru karena gajinya sedikit. Setelah Gus Dur menaikkan gaji PNS 100 % maka daya tarik guru luar biasa.

    Reply

Leave a Reply to Info Kepegawaian Cancel reply