Cara Membuat SIUP

Panduan Mendapatkan Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Mengenal SIUP

Surat izin usaha perdagangan seperti yang kita kenal dengan singkatan SIUP yaitu surat izin untuk bisa melaksanakan usaha perdagangan. SIUP wajib dimiliki oleh orang atau badan yang memiliki usaha perdagangan. SIUP berfungsi sebagai alat atau bukti pengesahan dari usaha perdagangan yang dilakukan. SIUP dikeluarkan oleh pemerintah daerah dan dibutuhkan oleh pelaku usaha perseorangan maupun pelaku usaha yang telah berbadan hukum. SIUP tidak hanya di butuhkan oleh usaha berskala besar saja melainkan juga usaha kecil dan menengah agar usaha yang dilakukan mendapatkan pengakuan dan pengesahan dari pihak pemerintah untuk menghindari masalah yang dapat mengganggu perkembangan usaha di kemudian hari.

SIUP dibutuhkan oleh setiap perusahaan atau perorangan yang melakukan usaha perdagangan baik usaha kecil, usaha menengah, maupun usaha besar. Kegunaan SIUP digunakan sebagai alat pengesahan yang di berikan oleh pemerintah, sehingga dalam kegiatan usaha tidak terjadi masalah perizinan. Dengan memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan dapat memperlancar perdagangan ekspor dan impor Sebagai syarat untuk mengikuti kegiatan lelang yang di selenggarakan oleh pemerintah.

Tempat pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan dilakukan di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Daerah Tingkat II atau setingkat dengan Kabupaten atau Kotamadya setempat. Bagi Kabupaten atau kota yang sudah di lengkapi unit pelayanan terpadu bisa mendapatkannya di sana berikut dengan perizinan lainnya.


Persyaratan

Surat Izin Usaha Perdagangan atau disingkat SIUP memiliki tiga kategori yang dibedakan oleh besar dan kecilnya modal usaha yang digunakan untuk usaha perdagangan:

  • Surat Izin Usaha Perdagangan Kecil diperuntukan bagi usaha yang memiliki modal disetor dan kekayaan bersih seluruhnya sampai dengan Rp 200.000.000,00 ( di luar tanah dan bangunan tempat kegiatan usaha )
  • Surat Izin Usaha Perdagangan Menengah diperuntukan bagi usaha dengan modal disetor dan kekayaan bersih seluruhnya antara Rp 200.000.000,00 sampai dengan Rp 500.000.000,00 ( di luar tanah dan bangunan tempat kegiatan usaha )
  • Surat Izin Usaha Perdagangan Besar diperuntukan bagi usaha dengan modal disetor dan kekayaan bersih lebih dari Rp 500.000.000,00 ( di luar tanah dan bangunan tempat kegiatan usaha )

 

Tata Cara Mendapatkan SIUP

Tempat pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan dilakukan di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Daerah Tingkat II atau setingkat dengan Kabupaten atau Kotamadya setempat. Bagi Kabupaten atau kota yang sudah di lengkapi unit pelayanan terpadu bisa mendapatkannya di sana berikut dengan perizinan lainnya.

Tahapan dan Persyaratan

  1. Pemilik atau pelaku usaha mengurus sendiri atau melalui kuasa yang dikuasakan ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat untuk mengurus perizinan;
  2. Mengambil formulir pendaftaran, mengisi formulir SIUP / PDP bermaterai Rp 6.000 yang ditandatangani oleh pemilik usaha. Kemudian formulir yang sudah diisi kemudian di fotocopy sebanyak dua rangkap, yang dilengkapi dengan persyaratan berikut :
    1. Fotocopy akte pendirian usaha atau badan hukum sebanyak 3 lembar;
    2. Fotocopy KTP ( Kartu Tanda Penduduk ) sebanyak 3 lembar;
    3. Fotocopy NPWP ( No Pokok Wajib Pajak ) sebanyak 3 lembar;
    4. Fotocopy ijin gangguan atau HO sebanyak 3 lembar • Neraca perusahaan sebanyak 3 lembar;
    5. Gambar denah lokasi tempat usaha;
  3. Untuk biaya pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan ditentukan oleh masing masing daerah melalui peraturan daerah masing – masing. Karena itu di tiap daerah tarif yang di tentukan berbeda – beda.

Sebagai informasi SIUP diperlukan untuk menunjang usaha perdagangan anda, dengan adanya SIUP maka usaha yang anda jalankan akan lebih aman dan terhindar dari berbagai masalah perijinan yang sering berakibat hingga penggusuran tempat usaha.

Persyaratan Izin Lebih Detail untuk Perseroan Terbatas (PT)

  1. Fotocopy Akta pendirian berbentuk Perseroan dari Notaris.
  2. Fotocopy Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Instansi berwenang
  3. Fotocopy KTP Pemilik / Dirut Utama / Penanggungjawab perusahaan
  4. Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha?Fotocopy Izin Gangguan / HO?Fotocopy NPWP perusahaan
  5. Neraca awal perusahaan
  6. Pasfoto 4 x 6

Persyaratan Izin Lebih Detail untuk Koperasi

  1. Fotocopy Akta pendirian koperasi yang mendapatkan pengesahan dari instansi berwenang
  2. Fotocopy KTP Pemilik / Dirut Utama / Penanggungjawab perusahaan
  3. Fotocopy Izin Gangguan / HO
  4. Fotocopy NPWP perusahaan
  5. Neraca awal perusahaan
  6. Pasfoto 4 x 6

Persyaratan Izin Lebih Detail untuk Persekutuan Comanditer (CV)

  1. Fotocopy Akta pendirian perusahaan / akta Notaris yang telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri
  2. Fotocopy KTP Pemilik / Penanggung jawab perusahaan
  3. Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha
  4. Fotocopy Izin Gangguan / HO?Fotocopy NPWP perusahaan
  5. Neraca awal perusahaan
  6. Pasfoto 4 x 6

Persyaratan Izin Lebih Detail untuk Perusahaan Perseorangan (PO)

  1. Fotocopy SIUP Perusahaan Pusat yang dilegalisir oleh Pejabat berwenang menerbitkan SIUP tersebut
  2. Fotocopy Akta atau Penunjukkan tentang Pembukaan Kantor Cabang Perusahaan
  3. Fotocopy KTP Penanggung jawab Kantor cabang
  4. Fotocopy TDP Kantor Pusat
  5. Fotocopy HO dari Pemerintah tempat kedudukan Kantor Cabang

 

Rate this article!
Cara Membuat SIUP,4 / 5 ( 2votes )
Tags:

One Response

  1. author

    Samuel4 years ago

    Pak / bu,

    Bagaimana persyaratan untuk pembuatan SIUP perorangan?

    Thanks.

    Reply

Leave a Reply