Digital Banking: Mewujudkan Less Cash Society

Pernah mendengar digital banking? Bank online? e-money? Transaksi non tunai?

 

[OPINI] Dalam era teknologi yang demikian pesat. Penggunaan uang elektronik (e-money) cukup banyak kita lihat bagi sebagian masyarakat Indonesia. Mulai dari berbagai kartu seluler prabayar yang dikeluarkan oleh sejumlah bank. Kartu-kartu yang mempermudah masyarakat dalam bertransaksi, semisal pembayaran tiket pintu tol sampai dengan kartu kredit. Akan tetapi tidak sedikit pula masyarakat yang ragu-ragu dalam memanfaatkan teknologi e-money.

Kalau dibandingkan dengan negara tetangga. Penggunaan transaksi masyarakat Indonesia dalam pembayaran berbasis elektronik masih relatif rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya. Data dari Bank Indonesia pun menunjukkan potensi pengembangan uang elektronik untuk sektor transportasi di Jakarta bisa mencapai Rp 23,4 triliun per tahun.

Hal Ini menunjukkan potensi transaksi non tunai di Indonesia sebenarnya sangat besar. Namun, untuk membuat masyarakat Indonesia menjadi Less Cash Society (LCS) dalam waktu dekat tentunya tidak mudah. Pasalnya, masyarakat lebih merasa nyaman dengan memegang uang tunai dan Infrastruktur pendukung transaksi non tunai pun belum merata di Indonesia.

Padahal, Indonesia memiliki potensi dalam perluasan akses sistem pembayaran karena didukung oleh kondisi geografi dan jumlah populasi yang cukup besar. Lalu, kenapa transaksi non tunai (baca: elektronik) begitu penting?!


 

 

Gerakan Nasional Non Tunai GNNT

Pada 2014 lalu Bank Indonesia mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Pemerintah Daerah serta Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia sebagai komitmen untuk mendukung GNNT.

Apa yang dimaksud dengan GNNT? Menurut Agus D.W. Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia, GNNT ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai, sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang lebih menggunakan instrumen non tunai (Less Cash Society/LCS) khususnya dalam melakukan transaksi atas kegiatan ekonominya.

Hal ini juga sekaligus untuk secara perlahan meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku bisnis dan juga lembaga-lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran non tunai dalam melakukan transaksi keuangan, yang memiliki nilai lebih dari pada uang tunai karena lebih mudah, aman dan efisien.


 

 

Manfaat GNNT

Secara fisik, GNNT adalah bentuk gerakan transaksi keuangan non tunai yang menggunakan kartu. Kartu ini memiliki saldo yang bisa diisi ulang secara elektronik sehingga dalam tiap transaksinya kartu ini tidak memerlukan klarifikasi PIN maupun tanda tangan, sehingga dapat lebih cepat, praktis dan mudah.

Dari segi keamanan, GNNT menjanjikan transaksi menjadi lebih aman karena masyarakat tidak perlu khawatir terhadap peredaran uang palsu ini merupakan inovasi alat pembayaran yang lebih efisien dan aman.

Bagi perekonomian nasional dapat bermanfaat dari segi efisensi dalam mencetak uang nasional. Sehingga dengan GNNT diharapkan anggaran yang dikeluarkan BI setiap tahun menjadi lebih efisien. Selain itu, efek tidak langsung lainnya adalah dengan transaksi non tunai yang lebih cepat sehingga roda perputaran bisnis juga semakin kencang. Outcomes yang dituju adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih cepat. Dan pada akhirnya transaksi non tunai lebih transpraran dan akuntabel karena tiap transaksi tercatat dan terlacak, sehingga masyarakat dapat ikut serta mengawasi pelaksanaan anggaran negara, apabila seluruh sistem pemerintahaan kita sudah menerapkan GNNT.


 

Digital Banking dan Manfaatnya

Sebagai salah satu turunan dari GNNT, saat ini tengah tumbuh dengan subur layanan finansial mandiri mulai dari sms banking, mobile banking, internet banking dan lain-lain. Selain menawarkan berbagai kemudahan dan manfaat tidak jarang untuk memenangkan persaingan pasar, pihak perbankan menawarkan manfaat lebih untuk mempromosikan layanan masing-masing.

Maka dari itu hadirlah kemudahan layanan finansial yang dikenal dengan Tabungan Online. Manfaat Tabungan online dan digital banking antara lain sebagai berikut:

1. Hemat waktu, mudah, praktis dan nyaman.

Karena biasanya pihak bank memberikan fasilitas atau layanan khusus dalam pembuatan/pendaftaran tabungan.

2. Bagian dari gaya hidup modern.

Selain dari layanan pendaftaran, pada umumnya pihak bank memberikan kemudahan layanan finansial seperti mobile banking, mobile apps, internet banking, cek saldo, transfer rekening, dll. Intinya akses rekening bank kita, kapan saja dan dimana saja.

3. Promo dan layanan khusus.

Karena manfaat tabungan online atau digital banking ini belum banyak dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, pihak bank memberikan promosi khusus supaya masyarakat beralih ke layanan digital banking. Promosi yang diberikan antara lain: suku bunga tinggi, poin rewards, diskon merchant tertentu, dan lain-lain.

 

 

Perbandingan Sederhana Tabungan Online

Setelah kita mengetahui manfaat tabungan online dan digital banking, pertanyaan berikutnya adalah Bank apa yang memberikan layanan digital banking terbaik? Mari kita lihat layanan tabungan online beberapa bank di Indonesia berikut.

 

Tahapan dari Bank BCA  (www.klikbca.com diakses pada 28 Maret 2015)

  • Memiliki 4 produk tabungan dengan fitur beragam antara lain: Tahapan (setoran awal minimum Rp. 500.000) , Tahapan Xpresi (setoran awal + kartu minimum Rp. 75.000), Tapres (Setoran awal minimum Rp. 5 Juta) dan BCA Dollar (setoran awal minimum USD 100 atau SGD 200).
  • Pembukaan rekening data dilakukan melalui situs KlikBCA untuk mendapatkan nomor referensi, kemudian calon nasabah tetap datang ke kantor cabang BCA terdekat untuk melakukan pembukaan rekening. (tetap datang ke kantor cabang)
  • Fasilitas Digital banking melalui SMS BCA, m-BCA, BCA mobile dan Klik BCA.

 

Mandiri Tabungan dari Bank Mandiri (www.bankmandiri.co.id diakses pada 28 Maret 2015)

  • Pembukaan rekening dilakukan di seluruh kantor cabang Bank Mandiri dengan minimum setoran awal Rp. 500.000. (belum secara online).
  • Fasilitas Digital banking melalui Mandiri SMS, Mandiri e-Cash, Mandiri e-Money, Mandiri Internet dan Mandiri Call untuk kenyamanan  bertransaksi dimana saja dan kapan saja.
  • Layanan Weekend Banking pada hari Sabtu dan Minggu di beberapa Cabang.

 

Tabungan Plus dari Bank BNI (www.bni.co.id diakses pada 28 Maret 2015)

  • Pembukaan rekening dilakukan di seluruh kantor cabang Bank BNI dengan setoran awal Rp 500.000 (jabodetabek) atau Rp 250.000 (luar jabodetabek). (belum secara online).
  • Fasilitas digital banking antara lain BNI Card, BNI Phone Banking, BNI SMS Banking, BNI Internet Banking dan BNI Token.

 

Tabungan Britama dari Bank BRI (www.bri.co.id diakses pada 28 Maret 2015)

  • Pembukaan rekening dilakukan di seluruh kantor cabang Bank BRI dengan minimum setoran awal Rp. 250.000. (belum secara online)
  • Fasilitas Digital banking antara lain SMS Banking, Internet Banking, Mobile Banking, SMS Notifikasi, dll.
  • Asuransi kecelakaan diri. Setiap nasabah dengan saldo minimum Rp 500.000,- berhak atas jaminan asuransi kecelakaan diri (personal accident) dengan nilai pertanggungan sebesar 250 % dari saldo terakhir atau maksimum sebesar Rp.150.000.000,-

 

Tabungan Online Sinarmas dari Bank Sinarmas (www.banksinarmas.com diakses pada 28 Maret 2015)

  • Pembukaan rekening secara online tanpa harus datang ke kantor cabang dengan setoran awal Rp. 50.000. Saat ini sedang terdapat promo dimana saldo tabungan bisa 10x lipat dan suku bunga deposito sampai dengan 9%. Keterangan lebih lengkap langsung ke www.banksinarmas.com atau klik button berikut.
  • Fasilitas digital banking antara lain internet banking, phone banking, Simas mobile, Simobi Plus.

Pendaftaran Tabungan Online Bank Sinarmas

 

 

Untuk Diperhatikan

Artikel diatas adalah komparasi sederhana untuk memudahkan Anda dalam mencari layanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Tidak untuk dijadikan acuan bagi Anda dalam memilih tabungan. Keputusan untuk memilih kembali kepada Anda.

Menabung merupakan salah satu instrumen penting dalam merencanakan keuangan, dan kita di hari ini adalah “makhluk digital” yang berharap dimudahkan oleh teknologi. Era baru menabung, era digital banking. Salam Sukses!

 

Tags:

Leave a Reply